Kulonuwun Wilis

 Menjamah Gagahnya Wilis Dari Sisi Utara

KMPA Giri Bahama 2022



Gunung Wilis merupakan salah satu gunung api yang sudah tidak aktif yang berada di Jawa Timur. Gunung yang memiliki ketinggian 2.563 Mdpl ini mencakup 6 kabupaten sekaligus. Keenam kabupaten tersebut meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Trenggalek. Kendati tidak begitu populer di kalangan pendaki, namun gunung ini memiliki jalur pendakian yang cukup menantang, pemandangan yang eksotis, dapat dikatakan bahwa gunung ini masih perawan, dan banyak pula cerita mistis tentang Gunung Wilis yang sudah tersebar dikalangan masyarakat. Mendengar kabar itu, maka Divisi Gunung Rimba Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam Giri Bahama melakukan kegiatan di Gunung Wilis.

Perencanaan sudah bulat, mulai dari tekad yang kuat, latihan fisik, segala materi, rancangan kepanitiaan, dan kebutuhan tim sudah dipersiapkan. Memiliki banyak puncak dan jalur, Divisi Gunung Rimba memilih untuk menjamah Wilis melalui sisi Utara, yaitu via Sekartaji, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Tak hanya sekedar mendaki, dengan mengemban tugas mengibarkan sang saka Giri Bahama di Puncak limas dan memetakan jalur pendakian via Sekartaji, pada tanggal 25 Februari hingga 3 Maret 2022, tim kami sejumlah 6 personil pun berangkat menuju Jawa Timur.

Puncak Limas 2.349 menjadi tujuan kami, meskipun bukan puncak yang tertinggi, namun banyak potensi dan misteri yang bersembunyi dilebatnya belantara Wilis. Perjalanan mendaki mulai dilakukan setapak demi setapak dari basecamp Sekartaji, hutan yang tergolong masih rapat, dan jalur yang dominan punggungan tak seberapa lebarnya kami lalui. 


Tak hanya dokumentasi, kami juga mengambil data-data penunjang kebutuhan pemetaan agar nantinya dapat diolah menjadi sumber infornasi bagi para pendaki Gunung Wilis via Sekartaji. Mendapatkan 13 hasil plotting berupa 7 pos, 2 area camp, 1 potensi camp, 1 jalur berbahaya. 1 sumber mata air, dan 1 tempat unik. Sembilan kilometer berjalan, sebuah candi kecil dan plakat menandakan bahwa kita sampai di Puncak Limas. Puncak Limas menyembunyikan berbagai macam keindahan dibalik kemistisannya, sabana luas, pohon tua yang hendak tumbang, perkampungan jauh nan terlihat kecil, dan gumpalan awan yang berterbangan dilangit. Keindahan Gunung Wilis yang gagah tidak akan tergantikan! 

“Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak
Jangan mengambil apapun kecuali foto
Jangan membunuh apapun kecuali waktu.”


Salam Lestari!!

Komentar

Postingan Populer