KOMPAS
| Foto : dokumentasi MP IMPK JT XXIV |
Kompas bukanlah benda asing dalam dunia
kepecintaalaman. Kita pecinta alam sering menggunakan kompas ketika mendaki
gunung, melakukan penjelajahan disuatu tempat dan lain sebagainya. Penggunaan
kompas pun sangat banyak. Untuk menunjukan arah mata angin, untuk menentukan
suatu lokasi dengan peta dan masih banyak lagi penggunaan kompas yang tidak
bias kita bahas semua disini. Dalam bahasan kali ini, kita akan mengupas
bagaimana sejarah dan perkembangan si kompas ini.
Kompas pertama kali ditemukan oleh bangsa cina pada
abad ke-4 sebelum masehi. Pada zaman tersebut, kompas digunakan untuk
menerapkan tradisi bangsa cina yang disebut feng-shui. Dan pada abad ke-12,
para pelaut cina mulai menggunakan kompas untuk navigasi laut. Sejak saat itu,
mulai banyak bermunculan ilmuwan yang mengembangkan kompas menjadi lebih baik
dan modern. Dan pada tahun 1877 orang inggris, William Thomson membuat kompas
yang dapat diterima oleh semua Negara.. pada tahun 1840, desain kompas yang
baru menggunakan empat buah jarum telah dikembangkan dengan sangat baik oleh
komisi khusus angkatan laut inggris.
Amerika serikat di tahun 1970 memulai sebuah proyek
yang dikenal dengan global positioning
system (GPS) yang selesai pada tahun 1993. GPS terdiri dari system 24
satelit yang berisi jam atom dan menyiarkan sinyal waktu yang sangat akurat ke
bumi. Dengan menganalisis waktu yang tepat, sinyal-sinyal ini sampai pada
penerima, dan akan sangat mungkin menemukan posisi dengan tingkat akurasi
sangat besar. Sebuah perangkat yang tidak lebih besar dari sebuah kompas dan
dapat menentukan lokasi dalam waktu sesaat.
Walau perkembangan teknologi navigasi semakin
berkembang, tetaplah kita tidak boleh mengessampingkan fungsi kompas magnetic
sebagai alat navigasi. Namun sebaliknya, hal tersebut tidak benar karena GPS
menentukan sebuah posisi bukan sebuah arah. Kompas juga memiliki keuntungan
dalam penggunaanya. Kompas dapat digunakan tanpa pasokan energy. Kompas
magnetic juga dapat digunakan walaupun berada di bawah pepohonan rimbun dan di
sekitar gedung-gedung tinggi. Walaupun GPS menjanjikan dalam revolusi
perkembangan navigasi, namun kompas magnetic tetap menjadi hal yang penting
dalam navigasi.
Nah, mungkin ini sekilas tentang kompas dan
perkembanganya. Semoga artikel ini bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar